BANDA ACEH — Suasana khidmat sekaligus penuh semangat mewarnai kegiatan yang diikuti oleh para hakim Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh Kelas I A, Selasa (21/4/2025). Bertempat di ruang aula Pengadilan Negeri Banda Aceh yang telah dilengkapi layar daring, para hakim bersama pimpinan pengadilan mengikuti Seminar Nasional sekaligus Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) ke-73 yang diselenggarakan secara virtual dari Jakarta.
Kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut diikuti oleh seluruh jajaran hakim di lingkungan PN Banda Aceh dengan penuh antusias. Meskipun digelar secara virtual, semangat kebersamaan dan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar IKAHI tetap terasa kuat di setiap sudut ruangan. Layar besar yang memancarkan wajah-wajah hakim dari berbagai pelosok negeri menjadi simbol persatuan corps kehakiman Indonesia di era digital.
Seminar nasional yang menjadi rangkaian acara puncak HUT IKAHI ke-73 ini menghadirkan narasumber-narasumber terkemuka dari dunia peradilan dan akademisi hukum nasional. Tema yang diusung sarat dengan muatan penguatan integritas dan profesionalisme hakim dalam menghadapi tantangan penegakan hukum di era modern. Para peserta dari PN Banda Aceh aktif menyimak setiap sesi diskusi dengan seksama, mencatat poin-poin penting demi pengembangan kompetensi di bidang peradilan.
“Peringatan HUT IKAHI ke-73 ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum bagi kita semua untuk terus memperbarui komitmen dalam menjaga marwah peradilan yang bersih, bermartabat, dan berpihak pada keadilan. Jarak tidak menjadi penghalang untuk bersatu dalam satu tekad.”
— Ketua Pengadilan Negeri Banda Aceh Kelas I A
Puncak peringatan HUT IKAHI ke-73 sendiri ditandai dengan rangkaian acara seremonial yang berlangsung meriah secara daring. Mulai dari pembacaan sejarah berdirinya IKAHI, penyampaian laporan kegiatan oleh Ketua Umum IKAHI, hingga sambutan dari Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia yang menekankan pentingnya peran hakim sebagai benteng terakhir keadilan. Para hakim PN Banda Aceh turut mengikuti prosesi penuh makna tersebut dari awal hingga akhir.
Penyelenggaraan secara daring yang dipilih dalam kegiatan ini dinilai sangat efektif dan inklusif. Seluruh pengadilan di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, dapat turut serta tanpa harus meninggalkan wilayah hukum masing-masing. Hal ini sejalan dengan semangat transformasi digital peradilan Indonesia yang terus didorong oleh Mahkamah Agung guna meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi layanan keadilan bagi masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PN Banda Aceh kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung setiap agenda pengembangan sumber daya manusia peradilan. Keikutsertaan aktif dalam seminar nasional dan peringatan HUT IKAHI ke-73 ini diharapkan semakin mempererat solidaritas corps hakim Indonesia sekaligus memperkuat kapasitas dan dedikasi para hakim PN Banda Aceh dalam memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat Aceh.


